Enter Keyword here..

And press enter.

What’s New

The Apurva Kempinski Bali Unveils Bai Yun: Hot Pot Restaurant

The signature Chinese restaurant adds to the diverse culinary journey

Another exciting dining experience has arrived at The Apurva Kempinski Bali. This time, the resort announces the opening of Bai Yun, a delightful Chinese hot pot experience. “Bai Yun” translates as “white cloud” in Chinese-Mandarin, and it reflects the dining concept of this restaurant. The inspiration comes from the way hot pots produce heat, which in turn creates the steam that floats in the air, resembling white clouds.

From Mongolia, China and, nowadays, South East Asia, hot pot is a popular dining style that is beloved for bringing people together. Playing an essential role, our talented chefs have crafted a selection of soup bases, such as the chicken herbal, pork collagen and vegetarian. The restaurant also focuses on using fresh seasonal ingredients. Diners will indulge in a wide range of premium- quality meat, fresh seafood, vegetables, noodles, mushrooms, tofu and meatballs. To further enhance the guest experience, each guest is able to select their preferred soups as this restaurant introduces an individual hot pot for its patrons.

“Hot pot is one of the most popular meals in China, and it has long been present in Indonesia’s culinary scene,” Chef Ho Weng Kit shared. “We cannot wait to show the world our take on this popular dining style.”

Bai Yun Restaurant’s Executive Chef Ho Weng Kit has more than 23 years of culinary expertise, especially cooking for large-scale functions. He led the team at one of the biggest catering companies and co-managed the kitchens of one of the largest casinos in Toulouse, France. His culinary passion was first developed in his country of origin, Malaysia, before he moved to France in 2001, with a brief stopover of two years in Singapore. Chef Kit is a competitor by nature, and his skills and creativity have earned him over 30 prestigious accolades across Asia and Europe.

This newly launched restaurant caters to groups from 4 to 150 people, making it an ideal place for casual gatherings or family celebrations. The opening of this dining venue also adds another element to the resort’s Celebrating Diversity programme, a campaign that embraces the diverse aspects of the resort and puts a spotlight on craftsmanship.

Bai Yun welcomes guests on 1 May 2021 and opens its doors daily from 18:00 to 22:00. For more information and reservations, please call 081138209541 or email restaurants.bali@kempinski.com.


Transformasi INAYA Putri Bali Menjadi Merusaka Nusa Dua Seiring Konsolidasi Hotel BUMN

INAYA Putri Bali, hotel bintang 5 milik BUMN resmi bertransformasi menjadi Merusaka Nusa Dua. Acara transformasi ini juga dilakukan secara serentak di dua wilayah lainnya yaitu di Parapat dan Padang, dimana dua hotel lainnya, yaitu Inna Parapat serta Grand Inna Padang secara bersamaan diresmikan untuk bertransformasi menjadi Khas Parapat dan Truntum Padang. Hal ini selaras dengan program konsolidasi hotel BUMN yang dicanangkan oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir.

Nama Merusaka sendiri terinspirasi dari kepercayaan Hindu di Bali, yang mana Merusaka melambangkan Nirwana yang pertama, tujuan impian yang megah dan monumental dengan mengangkat pesona serta karisma budaya Bali.

Berada di dalam komplek eksklusif area Nusa Dua, Merusaka memiliki akses langsung ke pantai pasir putih yang merupakan salah satu pantai terindah di pulau Bali. Arsitektur hotel ini terinspirasi dari kebudayaan Bali, terutama Tujuh Dewi Bali dan Desa Penglipuran. Dari kamar, hingga lobi yang berbentuk seperti lumbung padi tradisional Bali, Merusaka memadukan kesenian lokal dan budaya untuk menonjolkan pesona adat Bali di seluruh elemennya.

Qodie Ibrahim selaku Direktur Utama Hotel Indonesia Group mengatakan “Kami sangat bersemangat dengan peluncuran transformasi ketiga brand hotel ini. Kami berharap dengan peluncuran brand hotel kami ini akan membawa kami menuju hal yang lebih positif dan memperkuat langkah kami dalam bersaing di industri perhotelan.”

“Brand hotel kami mengedepankan layanan dengan keramahtamahan khas Indonesia dan menampilkan berbagai kearifan lokal yang dipadukan dengan standar internasional yang memanjakan lima indra sehingga memberikan pengalaman yang berbeda bagi para tamu” tambah Qodie.

Lebih lanjut I Made Merta, General Manager Merusaka Nusa Dua menambahkan, “Ini merupakan momen yang penting bagi kami. Hotel INAYA Putri Bali sendiri memiliki sejarah yang panjang hingga akhirnya kini bertransformasi menjadi Merusaka Nusa Dua. Sejarah kami dimulai dari tahun 1983, dimana pelopor hotel Merusaka Nusa Dua dibangun dengan nama hotel Bali Nusa Dua. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2012, hotel diratakan untuk dibangun kembali dengan konsep baru. Selama dua tahun, proses pembangunan dan persiapan hotel baru akhirnya rampung, dan INAYA Putri Bali akhirnya menyambut tamu pertama kami. Selama bertahun-tahun lamanya, INAYA Putri Bali terus meningkatkan kualitas produk dan layanan dalam melayani tamu dari berbagai negara. Hingga akhirnya, malam ini, kami kembali melakukan perubahan besar dan mencatatkan sejarah baru dengan transformasi INAYA Putri Bali menjadi Merusaka Nusa Dua.”

I Made Merta menambahkan bahwa dalam proses menjadi Merusaka Nusa Dua, hotel juga terus melakukan pembenahan dan penyesuaian diri dengan tatanan baru. “Kami selalu mengedepankan kenyamanan dan keamanan tamu kami, sehingga kami terus menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan pastinya standar tinggi pelayanan tamu. Sejalan dengan hal tersebut, seluruh karyawan Merusaka Nusa Dua juga telah menerima vaksinasi COVID-19. Kami harap dengan transformasi baru yang mengusung konsep baru ini, Merusaka Nusa Dua dapat menjadi ujung tombak perhotelan Indonesia,” tutup I Made Merta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *